Kata Pengantar (40 Manfaat Shalat Berjama’ah)

 

Sesungguhnya segala pujian adalah milik Allah, kami memohon pertolongan, ampunan serta bertaubat kepadaNya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan keburukan pekerjaan pekerjaan kami. Siapa saja yang diberi petunjuk Allah, niscaya tak seorangpun yang bisa menyesatkannya. Dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tak seorangpun bisa menunjukinya. Aku bersaksi bahwa Muhammad shallallahu ‘alahi wasallam adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada beliau, segenap keluarga dan sahabatnya.

Ini adalah risalah ringkas tentang keutamaan dan manfaat shalat bejamaah. Dalam risalah ini, penulis menghimpun -dengan taufik Allah- berbagai manfaat tersebut hingga mencapai 40 buah, Alhamdulillah. penulis menjadikan kitabullah dan sunnah RasulNya a sebagai rujukan utama dalam penulisan ini, sebab kedua wahyu tersebut telah sangat cukup sebagai dasar dan dalil. Di samping, agar pembahasan tidak bertele-tele, sehingga – dengan izin Allah – mudah memahaminya.

Ada beberapa hal yang memotivasi kami menulis tema ini, diantaranya :

  • Penulis menyaksikan kondisi sebagian besar umat Islam di berbagai negara Islam tidak begitu memperhatikan shalat berjamaah, bahkan hingga para du’atnya

  • Penulis merasakan sendiri, juga yang penulis lihat pada sebagian saudara-saudara muslim lain –mudah mudahan Allah menunjuki kita semua– terkadang meremehkan ibadah agung ini dengan alasan karena banyaknya kesibukan dan sempitnya waktu. Semoga Allah menolong kita.

Selanjutnya, di sini penulis merasa perlu mengingatkan bahwa dasar utama dari ibadah ini (shalat berjamaah), juga ibadah ibadah lain, adalah ta’abbud kepada Allah subhanahu wata’aala, dengan menjalankan segala perintahNya. Dan meninggalkan semua laranganNya. Berbagai manfaat ini kita sebutkan hanyalah sebagai targhib (penyenang) dan tasyji’ (motivator) bagi orang-orang yang melakukannya, sekaligus sebagai peringatan bagi mereka yang malas.
Akhirnya, hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan kelurusan, dan semoga Ia menjadikan berbagai amalan kita ikhlas karenaNya semata. Amin.

Abu Abdillah Musnid al-Qahthani

About these ads

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s