Dalil-Dalil Yang Menunjukkan Adanya Jin Dan Syaitan

Oleh
Wahid bin Abdissalam Baali

[A]. Dalil-Dalil Yang Menunjukkan Adanya Jin Dan Syaitan. [1]
Ada hubungan yang kuat antara jin dan sihir, bahkan jin dan syaitan merupakan factor utama dalam dunia sihir. Sebagian orang ada yang mengingkari keberadaan jin. Bertolak dari hal tersebut, mereka mengingkari terjadinya sihir. Oleh karena itu, saya hendak mengutarakan beberapa dalil yang menunjukan adanya jin dan syaitan secara ringkas.

Pertama : Dalil-Dalil Dari Al-Qur’an
[1]. Allah Ta’ala berfirman:

“Artinya : Dan (ingatlah) ketika kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan al-Qur’an”.[Al-Ahqaaf: 29]

[2]. Dia juga berfirman :

“Artinya : Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu Rasul-Rasul dari golonganmu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini”. [Al-An’aam:130]

[3]. Selain itu, Dia juga berfirman:

“Artinya : Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan”. [Ar-Rahmaan: 33]

[4]. Firman-Nya:

“Artinya : Katakanlah(hai Muhammad), Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya sekumpulan jin telah mendengarkan (al-Qur’an), lalu mereka berkata, Sesungguhnya kami telah mendengarkan al-Qur’an yang menakjubkan”. [Al-Jinn: 1]

[5]. Juga firman-Nya:

“Artinya : Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki diantara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki diantara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan”. [Al-Jinn: 6]

[6]. Serta firman-Nya:

“Artinya : Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi dan menghalangimu dari mengingat Allah dan shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)”. [Al-Maidah: 91]

[7]. Dan firman-Nya:

“Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar”. [An-Nuur: 21]

Dalil-dalil dari al-Qur’an cukup banyak dan sangat populer, serta cukup bagi Anda untuk mengetahui bahwa di dalam al-Qur’an terdapat satu surat penuh yang berbicara tentang jin. Bahkan cukup juga bagi Anda untuk mengetahui bahwa kata (al-jiin) disebutkan didalam al-Qur’an sebanyak 22 kali, dan kata (al-jaann) sebanyak 7 kali, kata (asy-syaithaan) sebanyak 68 kali, kata (asy-syayaathiin) sebanyak 17 kali. Dan yang menjadi penguat, bahwa ayat-ayat al-Qur’an yang berbicara tentang jin dan syaythiin (jamak dari kata syaithaan) ini cukup banyak.

[
_________
Foote Note
[1] Lihat Kitab : Wiqaayatul Insaan, (hal 15)

Kedua: Dalil-Dalil Dari As-Sunnah

[1]. Dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, kami pernah bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada suatu malam. Kemudian kami kehilangan beliau, sehingga kami pun mencari beliau di lembah-lembah dan perbukitan, lalu kami katakan, ‘Beliau telah dibawa terbang atau dibunuh. Sehingga kami bermalam dengan malam yang tidak menyenangkan ditempat itu bersama suatu kaum. Pada pagi harinya kami bangun dan ternyata beliau datang dari arah gua Hira’, maka kami katakan, ‘Wahai Rasulullah, kami telah kehilangan engkau, lalu kami mencarimu tetapi kami tidak mendapatkan dirimu, sehingga kami bermalam dengan malam yang tidak menyenangkan bersama suatu kaum disana’. Maka beliau bersabda:

“Artinya : Aku telah didatangi utusan dari jin, lalu aku pergi bersamanya dan selanjutnya aku bacakan al-Qur’an kepada mereka”.

Lebih lanjut, Ibnu Mas’ud berkata, kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berangkat bersama kami, lalu beliau memperlihatkan kepada kami bekas-bekas mereka dan bekas api mereka. Dan mereka (pun jin,) bertanya kepada beliau tentang perbekalan(makanan), maka beliau bersabda,”Bagi kalian setiap tulang yang disebutkan padanya nama Allah (pada saat menyembelihnya atau memasaknya,). Tulang-tulang itu jatuh ketangan kalian lebih baik dari daging. Dan setiap kotoran hewan adalah makanan bagi binatang kalian. Kemudian Rasulullah bersabda:

“Artinya : Maka janganlah kalian beristinja dengan kedua benda tersebut (tulang dan kotoran), karena keduanya adalah makanan saudara-saudara kalian”.[1]

[2]. Dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda kepadaku, ‘Aku lihat kamu menyukai kambing dan padang pasir. Jika kamu berada ditengah-tengah sekelompok kambing dan padang pasir lalu kamu mengumandangkan adzan untuk shalat, maka keraskanlah suaramu itu, karena sesungguhnya tidaklah jin, manusia dan segala sesuatu yang mendengarnya melainkan akan menjadi saksinya pada hari kiamat kelak’. [2]

[3]. Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pergi bersama beberapa orang sahabatnya menuju pasar Ukazh, sedang antara berita langit dan syaitan-syaitan telah diberikan penghalang, sementara mereka juga dilempari bintang-bintang, sehingga syaitan-syaitan itu kembali kepada kaum mereka, maka kaum mereka bertanya, ‘Apa yang terjadi pada kalian?’ Mereka menjawab, ‘Kami telah dihalangi dari berita langit, serta dilempari dengan bintang-bintang’. Kaum mereka berkata, ‘Kalian tidak dihalangi dari berita langit melainkan karena sesuatu yang telah terjadi. Oleh karena itu, menyebarlah kalian keseluruh penjuru bumi bagian timur maupun barat, lalu perhatikan, apa yang telah menghalangi kalian dari berita langit’. Kemudian mereka yang berangkat ke Tihamah menuju kepada Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, yang ketika itu beliau tengah berada di Nakhlah menuju pasar Ukazh, beliau tengah mengerjakan shalat subuh bersama para sahabat. Ketika mereka mendengarkan al-Qur’an, mereka pun mendengarkannya secara seksama dan kemudian berkata, ‘Demi Allah, inilah yang menghalangi kalian dari berita langit’. Dari sanalah kemudian mereka kembali kepada kaumnya seraya berkata, ‘Wahai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengar al-Qur’an yang sangat menakjubkan, yang memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya dan kami tidak akan pernah menyekutukan Rabb kami dengan seorangpun’. Maka, Allah menurunkan firman kepada nabi-Nya:

“Artinya : Katakanlah (hai Muhammad), Telah diwahyukan kepadaku, bahwasanya sekumpulan jin telah mendengarkan (al-Qur’an)”.

Dan ucapan jin itu diwahyukan kepada beliau [3]

[4]. Dari Aisyah Radhiyallahu anha, dia berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Artinya : Para Malaikat itu diciptakan dari cahaya dan jin diciptakan dari nyala api, sedangkan Adam diciptakan dari apa yang telah dijelaskan kepada kalian”.[4]

[5]. Dari Shafiyah binti Huyay Radhiyallahu anha, bahwa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Artinya : Sesungguhnya syaitan itu berjalan pada diri anak Adam dalam aliran darah”. [5]

[6]. Dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Artinya : Jika salah seorang diantara kalian makan, maka hendaklah dia makan dengan tangan kanannya, dan jika minum maka hendaklah dia minum dengan tangan kanannya, karena sesungguhnya syaitan itu makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya”. [6]

[7]. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Artinya : Tidaklah seorang anak dilahirkan melainkan ditusuk oleh syaitan, sehingga dia menjerit dengan suara keras karena tusukan syaitan itu, kecuali putra maryam dan ibunya”. [7]

[8]. Dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu anhu, dia berkata, pernah diceritakan di hadapan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tentang seorang laki-lakiyang tidur malam hari sampai pagi, maka beliau pun bersabda:

“Artinya : Itulah orang-orang yang telah dikencingi syaitan pada kedua telinganya atau salah satu telinganya”. [8]

[9]. Dari Abu Qatadah Radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam telah bersabda:

“Artinya : Mimpi yang baik itu dari Allah, sedangkan mimpi yang tidak baik itu dari syaitan. Oleh karena itu, barang siapa mimpi sesuatu yang tidak dia sukai, maka hendaklah dia meludah tipis ke sebelah kirinya sebanyak tiga kali dan memohon perlindungan (kepada Allah) dari syaitan, maka mimpi itu tidak akan membahayakannya”. [9]

[10].Dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu anhu , bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam telah bersabda:

“Artinya : Jika salah seorang diantara kalian menguap, maka hendaklah dia menahan mulutnya dengan tangannya, karena syaitan akan masuk”. [10]

Hadits-hadist yang membahas masalah ini cukup banyak dan hal itu sudah sangat memadai bagi pencari kebenaran. Dari sini tampak jelas oleh kita bahwa jin dan syaitan itu memang ada, tidak dapat digoyahkan oleh keraguan, serta tidak dapat ditentang kecuali oleh orang-orang yang sombong lagi angkuh yang hanya mengikuti hawa nafsunya tanpa mendatkan petunjuk dari Allah.[11]

[Disalin dari kitab Ash-Shaarimul Battaar Fit Tashaddi Lis Saharatil Asyraar edisi Indonesia Sihir & Guna-Guna Serta Tata Cara Mengobatinya Menurut Al-Qur’an Dan Sunnah, Penulis Wahid bin Abdissalam Baali, Terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi’i]
_________
Foote Note
[1].Diriwayatkan oleh Muslim (IV / 170-Nawawi).
[2].Diriwayatkan oleh Malik (I /68),al-Bukhari (VI/434-Fat-h), an-Nasa-i (II/12) dan Ibnu Majah (II/12)
[3].Diriwayatkan oleh al-Bukhari (II/253-Fat-h) dan Muslim (IV/168-Nawawi) Lafazh hadits ini dari al-Bukhari.
[4].Diriwayatkan oleh Ahmad (VI/153 dan 168) dan Muslim (XVIII/123-Nawawi)
[5].Diriwayatkan oleh al-Bukhari (IV/282-Fat-h) dan Muslim (XIV/155-Nawawi)[6].Diriwayatkan oleh Muslim (XIII / 191-Nawawi).
[7].Diriwayatkan oleh al-Bukhari (VII/212-Fat-h) dan Muslim (XV/120-Nawawi)[8].Diriwayatkan oleh al-Bukhari (III/28-Fat-h) dan Muslim (VI/64-Nawawi)
[9].Diriwayatkan oleh al-Bukhari (XII/283-Fat-h) dan Muslim (XV/16-Nawawi)
[10].Diriwayatkan oleh Muslim (XVIII / 122-Nawawi). Dan juga ad-Darimi
[11].Bagi yang berminat untuk memperluas ini, maka hendaklah dia merujuk kembali kitab: Wiqaayatul Insaan minal Jinni wasy Syaithaan, karya penulis

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s