Arsip

Kenyataan (Realita) Umat Islam Dan Berita Kenabian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly
Bagian Pertama dari Tiga Tulisan [1/3]

Kata Pengantar Penulis

Segala puji bagi Allah, kami memujiNya, memohon pertolongan, hidayah dan ampunanNya serta kami berlindung kepada Allah dari kejelekan diri kami dan keburukan amalan kami. Barangsiapa yang diberi hidayah oleh Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tidak ada yang dapat memberinya hidayah. Aku bersaksi bahwasanya tiada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah saja, tiada sekutu bagiNya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya.
Baca lebih lanjut

Iklan

Kebid’ahan Itu Berbahaya Karena Merusak Hati Dan Jasmani Sedangkan Musuh Islam Hanya Merusak Jasmani

KENYATAAN (REALITA) UMAT ISLAM DAN BERITA KENABIAN RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM

Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly
Bagian Kedua dari Tiga Tulisan [2/3]

Kedua : Keadaan Ad Dakhn

Hal ini kamu dapatkan pada petunjuk kenabian yang ada pada hadits Hudzaifah bin Al-Yaman Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata :
Baca lebih lanjut

Benteng Pertahanan Kita [Umat Islam] Terancam Dari Dalam Serta Masa-Masa Yang Menipu

KENYATAAN (REALITA) UMAT ISLAM DAN BERITA KENABIAN RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM

Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly
Bagian Terakhir dari Tiga Tulisan [3/3]

[2]. Benteng Pertahanan Kita (Umat Islam) Terancam dari Dalam

Agar umat Islam tidak sadar dari pengaruh suntikan racun yang berisi bakteri penyakit mematikan yang disuntikan kedalam tubuhnya, dan dalam rangka menyesatkan, menggelapkannya serta menutupi kenyataan yang sebenarnya dari pandangan mereka, maka para tokoh pimpinan orang-orang kafir membangun produk-produk dalam tubuh kaum muslimin. Hal ini dilakukan untuk mengokohkan racun-racun dari dalam sehingga tidak nampak akibat jelek dari penyakit yang berbahaya ini kecuali setelah jangka waktu yang sangat panjang dan pada saat itu menyulitkan para dokter dan membuat kebingungan para cendekiawan (dalam mengobatinya, -pent).
Baca lebih lanjut

DAN ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA MENYEMPURNAKAN CAHAYA-NYA (AGAMANYA).

Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly

Meskipun ada tipu daya baik siang maupun malam yang menyeru kaum muslimin kedalam neraka, bermunculanlah sejumlah Du’at kebenaran dari ahli ilmu dan para Thalibul Ilmu. Mereka mengejutkan tempat-tempat kesesatan dan markas-markas penyimpangan yang tumbuh hidup di negeri-negeri muslimin dan menghamburkan kerusakan di tanah air mereka. Hal ini dikarenakan tamu-tamu tak diundang ini memindahkan sasaran mereka seluruhnya atau hampir seluruhnya kepada lingkungan masyarakat salib yahudi. Tamu tak diundang ini menyangka dengan persangkaan buruk bahwa umat ini telah pasti akan keluar dari Islam dan tidak akan kembali. Akan tetapi mereka itu lupa kepada banyak kenyataan yang tidak berjalan sesuai dengan arahan dan tidak masuk dalam perhitungan mereka, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala menyumpal pendengaran mereka dari mendengar, menutup hati mereka dari memahami dan menutup penglihatan mereka dari melihat kebenaran.
Baca lebih lanjut

REALITA KEBANGKITAN ISLAM

Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly

Mulailah kaum muslimin sadar setelah melihat kenyataan pahit, negeri yang tercabik dan banyaknya orientalis yang mengajak mereka untuk meninggalkan agama dan sumber kejayaannya. Setiap kelompok dari kaum muslimin selanjutnya mulai memandang kenyataan yang ada dari sisi yang berbeda dari pandangan kelompok yang lain. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa jama’ah-jama’ah yang begerak di medan dakwah pada masa ini saling berselisih seputar manhaj dakwah, dari mana memulai dan bagaimana memulainya.
Baca lebih lanjut

NASEHAT UNTUK JALAN KEBANGKITAN ISLAM

Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly

[1]. Kenyataan umat Islam sekarang telah disifatkan dengan huruf-huruf tegas dalam As-Sunnah yang suci, oleh karena itu hendaklah orang yang memandang amal Islami masa kini adalah para Ulama Al-Kitab dan As-Sunnah dan tidak mereka meninggalkan kebijaksanaan satu perkara karena pengalaman, akal dan ilham mereka. Oleh karena itu keberadaan apa yang dinamakan ulama fiqih harokah (ulama pergerakan) atau fuqaha waqi’ (ulama fiqih kenyataan) yang tidak mengenal Al-Kitab dan As-Sunnah adalah penjauhan para jama’ah yang bergerak di medan dakwah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari sumber kemuliaan dan petunjuk mereka.
Baca lebih lanjut

SALAF DAN SALAFIYAH SECARA BAHASA ISTILAH DAN PERIODISASI ZAMAN

Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly

Saya menginginkan orang yang berjalan di atas manhaj salaf dengan ilmu, dan ini syaratnya :

“Artinya : Katakanlah : Inilah (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik” [Yusuf : 108]
Baca lebih lanjut